Jika perkataan saya bisa membuat orang yg mendengarnya bahagia mengapa saya harus mengeluarkan kata-kata yg tidak baik?
Jika saya masih memiliki tenaga, waktu dan dana untuk menolong orang yg membutuhkan, mengapa seringkali saya menunda melakukannya dengan beribu alasan?
Jika saya bisa tersenyum dan ramah pada setiap orang, bahkan orang yg membenci saya, mengapa saya memilih untuk cemberut dan bersikap kasar?
Jika saya bisa mengendalikan emosi supaya orang lain tidak terluka, mengapa saya memilih untuk dikendalikan olehnya?
Jika menelepon orang tua dapat membuat mereka merasa diperhatikan, mengapa terkadang saya malas melakukannya?
Jika yg ada pada saya lebih dibutuhkan oleh orang lain, mengapa saya tidak mau melepaskannya?
Jika hidup saya dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang, mengapa harus saya sia-siakan?
Jika saya bisa menjadi berkat untuk orang lain dan itu menyenangkan Tuhan, mengapa tidak saya lakukan mulai dari sekarang?
Nah sobat,
Indahnya hidup bukan seberapa banyak org mengenal kita, tapi seberapa banyak org menjadi bahagia setelah mengenal diri kita.
Indahnya hidup bukan seberapa banyak org mengenal kita, tapi seberapa banyak org menjadi bahagia setelah mengenal diri kita.
Jadilah BERKAT bagi orang lain, Siramilah dgn "KETULUSAN", Pupuklah dgn "KEJUJURAN", Petiklah dgn "SENYUMAN", Maka hidup kita akan menjadi BAHAGIA.

No comments:
Post a Comment